detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 19:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 06/06/2013 14:58 WIB

Kasus Pemukulan Pramugari, Sriwijaya Air Serahkan ke Proses Hukum

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Kasus pemukulan pramugari Sriwijaya Air Febriani (31) oleh Kepala Dinas Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Bangka Belitung, Zakaria Umar Hadi sudah bergulir ke proses hukum. Pihak Sriwijaya Air berharap kasus ini bisa selesai lewat proses hukum.

"Kita serahkan sepenuhnya ke kepolisian, harus proses melalui hukum," jelas juru bicara Sriwijaya Air, Agus Soedjono saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (6/6/2013).

Menurut Agus, pramugari Febriani sudah sesuai aturan mengingatkan Zakaria agar mematikan HP karena pesawat yang ditumpangi pada Rabu (5/6) malam dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng sudah akan terbang. Teguran dilakukan dengan sopan.

"Sampai seperti ini ada pemukulan sangat disayangkan, sebagai manusia semestinya tahu etika. Sesuai aturan sebelum boarding seharusnya sudah mati," tuturnya.

Setibanya di Bandara di Pangkalpinang, Febri dipukul dengan koran dan didorong. Febri kemudian melapor ke Polsek Pangkalanbaru. Kasus ini masih dalam pemeriksaan polisi.

Pengacara Zakaria, Ellisa menegaskan kliennya khilaf karena sedang ada masalah. Istrinya tengah sakit.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/nal)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
83%
Kontra
17%