Kamis, 06/06/2013 14:06 WIB

Pukul Pramugari Sriwijaya, Pejabat Babel Diperiksa Polisi

Aulia Bakti - detikNews
Pangkalpinang - Pramugari Sriwijaya Air Febriani (31) melaporkan Kepala Dinas Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Bangka Belitung, Zakaria Umar Hadi ke polisi. Zakaria dilaporkan atas pemukulan yang dilakukannya di pesawat.

Zakaria memukul pramugari Febriani saat hendak turun dari pesawat di Bandara di Pangkalpinang, Babel pada Rabu (5/6) malam. Peristiwa itu diawali insiden di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng saat Zakaria ditegur karena belum mematikan HP-nya, padahal pesawat sudah akan terbang.

Nah, teguran itu diduga memicu Zakaria melakukan pemukulan pada Febriani. Sang pramugari warga Ciputat, Tangerang ini akhirnya memilih melaporkannya ke Polsek Pangkalanbaru.

Pihak kepolisian bergerak cepat. Zakaria dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. "Kita telah menerima laporan, sementara kita sedang mintai keterangan," jelas Kapolsek Pangkalan Baru Iptu H Wagino, Kamis (6/5/13).

Sedang pengacara Zakaria, Ellisa menegaskan kliennya akan kooperatif dan mengikuti proses hukum. Kliennya tengah ada masalah yakni istrinya tengah sakit.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%