detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 07:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 06/06/2013 12:53 WIB

Rencana PRJ 2014 di Monas Perlu Konsep Mendalam

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Pekan Raya Jakarta (PRJ) pada 2014 nanti direncanakan digelar di silang Monas. Rencana tersebut disambut baik banyak kalangan, namun pemerintah provinsi DKI Jakarta harus punya konsep matang agar tidak berkesan 'pekan raya konsumerisme'.

"Rencananya bagus, karena selama ini PRJ itu ajang konsumeristik. Padahal pada awal Ali Sadikin, konsepnya ruang publik pesta rakyat dan ruang di mana Jakarta menampilkan industri kreatif masyarakatnya sendiri," kata budayawan dari Universitas Indonesia, JJ Rizal, kepada detikcom, Kamis (6/6/2013).

Rizal menambahkan produk asing kerap menguasai PRJ akhir-akhir ini sehingga rencana memindahkan lokasi PRJ dari JIExpo ke Monas sebagai langkah awal. Namun tugas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama jajarannya untuk merealisasikan ide ini jangan berhenti pada retorika.

"Ide kali ini harus juga dieksplorasi. Kalau dulu Ali Sadikin mengajak para intelektual dan tokoh Betawi membuat konsep PRJ untuk rakyat Jakarta," kata Rizal.

Rizal meminta pemprov DKI Jakarta untuk serius merealisasikan rencana memindahkan PRJ dengan konsep kerakyatan ini dengan seluruh jajarannya bersama tokoh-tokoh masyarakat. Sehingga PRJ kembali pada definisinya saat pertama kali dicetuskan Ali Sadikin.

"Kita harus pisahkan masalah tata kelola dan pengurusan PRJ, kita juga harus melihat ide ini untuk memperbaiki konsep PRJ," tutup Rizal.

Sebelumnya, Wagub Basuki T Purnama menyatakan PRJ akan jadi pasar rakyat dengan memindahkan ke lapangan silang Monas. PRJ juga akan diambil alih pemprov DKI dari JIExpo dan melarang penggunaan logo dan nama PRJ.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(vid/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%