Detik.com News
Detik.com
Rabu, 05/06/2013 18:19 WIB

PKS Melawan, Anis Matta: Pemimpin Kita Tidak Mencintai Rakyat

Muhajir Arifin - detikNews
PKS Melawan, Anis Matta: Pemimpin Kita Tidak Mencintai Rakyat Anis Matta,
Pasuruan, - Presiden PKS Anis Matta mengkritik pemimpin negeri yang dianggap gagal mengelola negara. Kegagalan tersebut karena para pemimpin tidak punya rasa cinta pada rakyatnya. Meskipun PKS juga anggota partai koalisi pemerintahan.

"Yang kita butuhkan sekarang adalah pemimpin yang mencintai rakyatnya," kata Anis Matta kepada ratusan kader PKS dalam acara silaturahim di Pondok Pesantren Kramat (Bani Thoyyib), Kraton, Pasuruan, Rabu (5/6/2013).

Menurut Anis, kalau pemimpin sudah tidak mencintai rakyatnya, maka dia tak ada mempedulikan nasib rakyat. Itulah sebabnya, kata Anis, kesejahteraan di negeri ini tidak merata. Uang negara hanya diperuntukkan untuk sebagian kecil orang.

"Sebaik apapun pengelolahan negara, kalau pemimpin tidak mencintai rakyat ya percuma," tandasnya.

Anis mengambil contoh sikap pemerintah yang gandrung pada hutang. Padahal jelas generasi mendatang yang akan sengsara dengan hutang beban hutan tersebut.

"Kita ambil hutang untuk dibagi-bagi. Pemerintah seoalah-olah dermawan, tapi beban hutang generasi mendatang yang bayar," tandasnya.

"Indonesia ini kaya, tapi pemimpin memang tak punya itikad baik untuk mengelolah negara secara berkeadilan. Distribusi kekayaan negara bermasalah," pungkasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%