detikcom
Rabu, 05/06/2013 16:43 WIB

Masjidil Haram Direnovasi, Peserta Umroh 2013 Dibatasi

Nur Khafifah - detikNews
Masjdil Haram (reuters)
Jakarta - Pemerintah akan memberlakukan pembatasan kuota umroh. Pembatasan tersebut terkait dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi pengurangan kuota visa umroh.

"Pembatasan ini karena mungkin terkait tingkat kepadatan di sana," ujar Menteri Agama Suryadharma Ali, di Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2013).

Selain itu, menurut Suryadharma, Masjidil Haram saat ini masih dalam tahap renovasi. Sehingga kondisi di sekitar Masjidil Haram sangat padat.

"Kalau terlalu padat di sana, membuat jamaah tidak nyaman dan mungkin bisa mengganggu penyelesaian renovasi itu," jelasnya.

Suryadharma mengatakan, saat ini sebanyak 1.700 gedung di sekitar Masjidil Haram juga tengah dibongkar. Namun menurutnya untuk teknis pembatasan akan diatur oleh pihak kedutaan.

"Kedutaan menyeleksi berdasarkan kuota dari kementerian yang berwenang di Saudi Arabia," ungkap Suryadharma.

Ia berharap renovasi tersebut segera selesai. Sehingga kuota jamaah tidak lagi mengalami pembatasan.

"Tahun 2014 diharapkan tidak ada lagi pembatasan kuota umroh," tuturnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(kff/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
29%
Kontra
71%