Detik.com News
Detik.com
Rabu, 05/06/2013 14:29 WIB

Suryadharma : Kenaikan BBM Adalah Langkah Terakhir

Nur Khafifah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Suryadharma : Kenaikan BBM Adalah Langkah Terakhir
Jakarta - Setgab koalisi telah menyepakati adanya kenaikan harga BBM. Kenaikan ini merupakan langkah untuk menyelamatkan APBN.

"Kenaikan BBM ini seperti diketahui adalah langkah terakhir, yang bagi pemerintah juga sangat tidak senang mengambil langkah seperti itu," ujar Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali di Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2013).

Menurut Suryadharma, jika harga BBM tidak naik, APBN akan habis untuk mensubsidi rakyat mampu. Oleh karena itu menurutnya kebijakan menaikkan harga BBM merupakan langkah yang tepat.

"Karena itu yang seperti share lah dengan membayar sedikit lebih mahal harga BBM-nya," ucap Suryadharma.

Ia berharap dengan disepakatinya kenaikan harga BBM oleh setgab koalisi, DPR akan segera menyetujui anggarannya. Sehingga kenaikan harga tersebut segera terealisasi.

"Diharapkan DPR bisa menyelesaikan sampai tanggal 15 Juni. Setelah itu kenaikan harga akan diumumkan," tandasnya.

Sementara kompensasi yang disiapkan dalam bentuk Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai dampak dari kebijakan menaikkan harga BBM. Langkah tersebut disanggah jika bermuatan politis.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(kff/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%