Rabu, 05/06/2013 13:58 WIB

Bekal Ikan Asin dan Arem-arem Ibu Tien untuk 'Blusukan' Pak Harto

Danu Damarjati - detikNews
Mbak Tutut dengan gayanya yang khas (Ari S/ detikcom)
Jakarta - Di masa yang berbeda dengan Jokowi, blusukan menemui masyarakat ternyata kerap dilakukan oleh Soeharto. Layaknya pergi ke medan perang yang tidak menentu, presiden kelahiran Bantul itu tentu harus punya amunisi yang cukup dalam misinya tersebut.

Ibu Tien, sebagai seorang istri, dilukiskan oleh Siti Hardiyanti Rukmana sebagai orang yang paling sibuk ketika Pak Harto ber-incognito ria. Ransum untuk suami tercinta pun disiapkan Ibu Tien agar misi bisa berjalan mulus tanpa kendala teknis.

"Perjalanan tahun 1970 itu memiliki kenangan bagi kami. Selama berhari-hari kami tidak bisa berkomunikasi langsung dengan Pak Harto," ujar putri sulung mereka Siti 'Tutut' Hardiyanti Rukmana dalam acara peluncuran buku 'Incognito Pak Harto, Perjalanan Diam-diam Seorang Presiden Menemui Rakyatnya', Rabu (5/6/2013).

Bertempat di Gedung Granadi, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Mbak Tutut menggali ingatannya kala ayahnya hendak meninggalkan rumahnya sebagai 'rakyat jelata'. Tahun 1970 bukanlah tahun-tahun yang bersahabat bagi rakyat Indonesia setelah gangguan pemberontakan PKI di akhir tahun 60-an.

"Saat Bapak pergi, yang paling sibuk adalah Ibu," katanya.

Dengan gayanya yang khas, berkerudung dan poni menyembul, Mbak Tutut sedikit membocorkan amunisi pengisi perut bapaknya. Ternyata isinya tidak beda dengan menu sopir Mikrolet Sihombing saat makan di warteg Mbak Diran di pinggir jalan.

"Menyiapkan sangu makan, membekali dengan arem-arem, dengan sambal kering, tempe, dan ikan asin untuk perjalanan incognito," tutur Tutut.

Perjalanan blusukan atau incognito ini disuguhkan dalam sebuah buku dokumentasi yang kebanyakan berisi foto ketimbang tulisan. Banyak gaya dan aksi Soeharto terekam kamera yang mungkin belum banyak diketahui khalayak umum.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(gah/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%