detikcom

Rabu, 05/06/2013 12:57 WIB

Gorontalo Jadi Tuan Rumah Pekan Olah Raga dan Seni Pondok Pesantren

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Menko Kesra Agung Laksono membuka launching Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional VI. Pospenas VI ini akan dilaksanakan di Gorontalo pada tanggal 24-30 Juni 2013.

Launching tersebut dilaksanakan di ruang HM Rosjidi, Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin Jakarta Pusat. Selain Agung Laksono, hadir juga Menteri Agama Surya Dharma Ali, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz serta Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.

Acara ini dilaksanakan pukul 11.00 WIB. "Semoga acara ini berjalan lancar dan menumbuhkan atlet-atlet baru," ujar Agung Laksono.

Usai pembukaan Pospenas, para Menteri dan Wagub menendang bola plastik ke gawang yang telah disiapkan oleh panitia di ruangan tersebut.

"Potensi santri tidak hanya menjadi ulama. Tetapi juga atlet, " ucap Surya Dharma Ali.

Selain itu menurut Surya, para santri juga memiliki potensi kreatifitas yang besar. Pospenas juga meningkatkan perekonomian khususnya daerah Gorontalo.

Di dalam Pospenas ini akan dipertandingkan 10 cabang olahraga. Yaitu atletik, voli, basket, tenis meja, bulu tangkis, sepak takraw, pencak silat, kaligrafi fotografi Islami dan stand up komedi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(kff/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%