detikcom

Rabu, 05/06/2013 12:51 WIB

Antasari: Semoga Jusuf Kalla Mau Jadi Saksi

Siti Aisyah - detikNews
Jakarta - Antasari Azhar menyatakan Jusuf Kalla (JK) mengetahui informasi penting soal pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Antasari pun berharap JK bersedia untuk bersaksi di sidang uji materi tentang Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Mudah-mudahan kalau beliau mau jadi saksi, akan dijelaskan, jadi kalian bisa dengar langsung," ujar Antasari kepada wartawan sesaat sebelum mengikuti sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) Jalan Ampera Raya, Rabu (6/5/2013).

Mantan Ketua KPK ini sangat yakin jika JK memiliki informasi maha penting soal kasusnya. Dan nantinya kesaksian JK inilah yang akan dijadikan bukti baru jika permohonan PK nya kembali dikabulkan.

"Masa saya melakukan hal yang tidak penting. Saya nilai itu penting jadi barang bukti, karena Jusuf Kalla sebagai saksi fakta," sambung Antasari yang mengenakan batik lengan pajak warna coklat ini.

Di sisi lain, Antasari berharap MK juga akan mengabulkan permohonan uji materi Pasal 268 ayat 3 UU KUHAP tentang PK. Menurut Antasari, pasal tersebut telah merugikan dirinya secara konstitusional dan bertentangan dengan UUD 1945. Antasari berharap permohonannya dikabulkan sehingga bisa mengajukan PK lebih dari sekali.

"Saya harapkan MK dapat meloloskan," tandasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mok/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%