Rabu, 05/06/2013 11:02 WIB

Anas Jadi Saksi dalam Kasus Antasari Azhar

Salmah Muslimah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Anas Urbaningrum akan menjadi saksi dalam sidang praperadilan Antasari Azhar versus Mabes Polri tentang penghentian penyidikan pengirim SMS 'gelap' kepada Nasrudin Zulkarnaen. Mantan ketua umum Partai Demokrat ini akan bersaksi tentang pertemuan dirinya dengan Nasrudin.

"Saksi ada Anas Urbaningrum untuk Senin (10/6) depan. Ini ada SMS-nya Pak Anas siap jadi saksi," kata Kuasa Hukum Antasari, Boyamin Saiman kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Rabu (5/6/2013).

Boyamin mengatakan, pihaknya meminta Anas untuk bersaksi sebab Anas kenal Nasrudin dan sehari sebelum pristiwa pembunuhan, Anas sempat bertemu dengan Nasrudin.

"Anas kenal dengan nasrudin dan sehari sebelum ditembak Anas ngobrol dengan Nasrudin di Bandung. Kalau ngobrol-ngobrol seharusnya kan kalau ada SMS ancaman pembunuhan dan dia ketakutan pasti cerita dengan orang dekatnya," ucap Boyamin.

"Tapi ini enggak, malah Nasrudin minta ketemuan lagi minggu depannya di Jakarta," tambah Boyamin.

Hari ini Antasari akan menjalani sidang pra peradilan. Boyamin berharap pihak Polri hadir dalam sidang kali ini. Sebab sidang minggu lalu batal dilaksanakan karena Mabes Polri mangkir dari sidang.

"Semoga pihak Polri berani datang dan sudah siap dengan jawabannya," kata Boyamin.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%