Detik.com News
Detik.com
Selasa, 04/06/2013 21:01 WIB

Antasari: JK Tahu Informasi di Balik Kasus Penembakan Nasrudin

Prins David Saut - detikNews
Antasari: JK Tahu Informasi di Balik Kasus Penembakan Nasrudin Antasari Azhar (ari/detikcom)
Jakarta - Antasari Azhar menyebut Jusuf Kalla (JK) mengetahui informasi penting soal pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Sehingga mantan Ketua KPK ini merasa yakin dirinya telah terkriminalisasi.

"Pak JK pernah menyampaikan kepada kami, sebelum peristiwa penembakan terjadi, dia mendapat informasi yang terjadi di situ," kata Antasari kepada wartawan usai sidang di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/6/2013).

Antasari pun ingin JK memberikan penjelasan kepada publik soal informasi tersebut. Ia juga yakin JK bersedia untuk menyampaikan informasi tersebut.

"Kalau saya lihat dari sosok JK, dia pasti ingin menyampaikan apa yang ia ketahui," ungkap mantan ketua KPK ini.

Antasari membocorkan sedikit informasi yang dimaksud berupa pelaporan staf JK terkait suasana suatu lingkungan sebelum terjadi penembakan. Ia menginginkan JK hadir sebagai saksi dalam sidang uji materi yang sedang ditempuhnya di MK.

"Saya ingin Pak JK menyampaikannya di sini," tutup Antasari.

Sementara itu, Antasari memohon uji materi Pasal 268 ayat 3 UU KUHAP tentang Peninjauan Kembali. Menurut Antasari, pasal tersebut telah merugikan dirinya secara konstitusional dan bertentangan dengan UUD 1945. Antasari berharap permohonannya dikabulkan sehingga bisa mengajukan PK lebih dari sekali.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/asp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%