detikcom
Selasa, 04/06/2013 13:12 WIB

Toko Elektronik di Palembang Diserang Massa Diduga Terkait Pilwakot

Taufik Wijaya - detikNews
(Foto: Sulaiman/Pembaca)
Palembang - Toko Jaya Raya Elektronic di Jalan Beringin Janggut II/106-107 Palembang dirusak dan dibakar massa tak dikenal. Penyerangan ini diduga karena pemilik toko elektronik terbesar di Palembang itu mendukung pasangan calon tertentu dalam Pilwako Palembang 2013-2018.

"Ada ratusan massa berpakaian preman. Mereka mencari bos kami, tapi bos tidak berada di tempat. Mereka lalu merusak dan membakar toko," kata seorang pegawai toko Jaya Raya Elektronic, yang tidak mau namanya disebutkan, Selasa (4/6/2013).

Penyerangan itu terjadi sekitar pukul 12.10. "Tak ada polisi mengamankan situasi. Semuanya jadi kacau. Saya mau mengambil kunci motor (sepeda motor) bae dilarang mereka," kata si pegawai.

Dijelaskan, massa mengaku salah satu pendukung calon walikota Palembang. "Mereka menuduh bos kami mendukung atau mensponsori pasangan calon tertentu," jelasnya yang saat dihubungi sudah berada di rumah lantaran ditelepon keluarganya.

Akibat peristiwa ini, kemacetan terjadi di Jalan Kolonel Atmo, Jalan Jenderal Sudirman, termasuk di atas Jembatan Ampera. Saat ini kebakaran tengah diatasi petugas pemadam kebakaran.

Pilwako Palembang digelar pada April 2013 lalu. KPUD Palembang memenangkan pasangan Sarimuda-Nelly. Tapi saat disengketakan di MK, pasangan Romi Herton-Harnojoyo yang dimenangkan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Palembang 2013-2018.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(tw/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%