Selasa, 04/06/2013 14:07 WIB

Sanksi AS Sasar Mata Uang Iran

BBCIndonesia.com - detikNews
mata uang


AS ingin mata uang rial tidak berlaku di luar Iran

AS menerapkan sanksi baru atas Iran dengan menjadikan mata uang negara itu sebagai sasaran.

Sanksi itu bertujuan untuk menekan Teheran agar menghentikan program nuklir.

Tidak hanya itu, AS juga mengancam siapa pun yang memfasilitasi transaksi "signifikan" dengan mata uang rial atau memiliki uang rial dalam jumlah besar di luar Iran.

Seorang pejabat AS mengatakan langkah itu akan memaksa banyak institusi menolak penggunaan rial dan akan memperlemah mata uang tersebut.

Ini adalah pertama kalinya sanksi AS langsung menyasar mata uang Iran.

"Sanksi ini berpotensi melemahkan mata uang Iran menjadi lebih lemah lagi," kata pejabat AS itu.

"Gagasannya adalah menjadikan rial tidak berlaku di luar Iran."

Mata uang Iran mengalami penurunan drastis atas dolar dalam dua tahun terakhir, akibat sanksi terhadap sejumlah sektor kunci Teheran.

Ini adalah sanksi kesembilan yang dijatuhkan pemerintahan Presiden Barack Obama atas Iran.

Sanksi paling akhir menghantam sektor otomotif Iran, salah satu kontributor kunci ekonomi negara itu.

AS juga melarang penjualan atau pengiriman barang dan jasa untuk digunakan dalam industri otomotif Iran.


(bbc/bbc)

Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Vonis Seumur Hidup buat Akil Bisa Buat Jera Koruptor Lain

Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta menjatuhi hukuman penjara seumur hidup kepada Akil Mochtar. Hukuman ini bagi mantan hakim konstitusi Jimly Asshiddiqie cukup adil untuk memberikan efek jera. "Ya, cukup adil untuk memberi efek jera agar orang lain yang memiliki peluang tidak melakukan hal yang serupa," kata Jimly. Bila Anda setuju dengan Jimly Asshiddiqie, pilih Pro!
Pro
57%
Kontra
43%