detikcom
Selasa, 04/06/2013 12:20 WIB

Ahok Sindir Kadishub soal Penertiban PKL: Ditakut-takuti, Baru Beres

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Serangkaian kegiatan penertiban PKL yang berjualan di pinggir jalanan ibukota dinilai berhasil. Wakil Gubernur Basuki Tjahaya Purnama menyindir jajarannya yang harus ditakut-takuti duhulu baru pekerjaannya tuntas.

"Minimal Pak Udar (Kepala Kishub DKI Jakarta) nggak jadi diganti kan? Kalo itu gak beres, diganti dia. Mesti ditakut-takutin gitu kali ya baru beres," ujar Ahok, di kantornya, di Jl Medan Merdeka Selatan, Selasa (4/6/2013).

Ahok mengatakan, dirinya sudah menerima laporan terkait evaluasi lalu linta sekaligus penertiban PKL di Pasar Minggu, Senin (3/6) kemarin. "Kita benar-benar ingin dirapiin lah," ungkap Ahok.

Gubernur Joko Widodo menegaskan, bahwa PKL dilarang berjualan di pinggiran jalan. Pedagang yang ingin berjualan maka harus pada tempatnya.

"Ini penertiban saja, kalau jalan dipakai jualan nggak benar dong. Jalan untuk jalan, jalur lambat ya untuk kendaraan. Tidak boleh untuk jualan. PKL silakan berjualan, tapi di tempat untuk berjualan," kata Jokowi, Selasa (4/6).


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rna/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%