detikcom
Selasa, 04/06/2013 11:37 WIB

PKS Membangkang, Setgab Gelar Rapat di Rumah Wapres Boediono Malam Ini

Ahmad Toriq - detikNews
Wapres Boediono
Jakarta - PKS mengingkari keputusan Setgab koalisi terkait kenaikan harga BBM. Setgab koalisi pun kembali menggelar rapat malam ini, menentukan arah kebijakan kenaikan harga BBM.

"Yang diundang Ketua Umum sama Ketua Fraksi partai," kata Ketua Fraksi PPP, Hasrul Azwar, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, (4/6/2013).

Rapat akan dimulai pukul 19.30 WIB. Materi rapat berkutat pada rencana kenaikan BBM dan kompensasinya bagi rakyat.

"Bahas BBM dong," ujarnya.

Apakah PKS diundang di rapat ini? Apakah rapat ini membahas sanksi sampai mengeluarkan PKS dari koalisi? "Saya nggak tahu," jawab Hasrul singkat.

Memang sebelumnya Wakil Ketua FPD DPR Sutan Bhatoegana mengancam akan membawa 'kenakalan' PKS ke rapat Setgab koalisi. PKS sendiri semakin bulat menentang kebijakan pemerintah dan malah menebar spanduk menolak kenaikan BBM ke seluruh Indonesia.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%