detikcom
Senin, 03/06/2013 22:31 WIB

Korban Peluru Nyasar, Berasal dari Pistol Wakapolres Bukittinggi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jakarta - Seorang ibu rumah tangga, Dani (22) terkena peluru nyasar dibagian kepalanya. Peluru itu berasal dari pistol Wakapolres Bukittinggi saat terjadi keributan dengan anggotanya.

Korban merupakan pedagang yang melintas dengan motor di depan Mapolres Bukittinggi. Dia merupakan warga yang tinggal di daerah Bangkaweh, Padang Luar, Kabupaten Agam.

Saat terkena peluru nyasar, petugas di pos jaga langsung menyelamatkan dan membawanya ke ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) di Bukittinggi yang berada disamping Mapolres.

"Korban menjalani operasi kecil jahitan sepanjang 5 cm," kata Kapolres Bukittingi, AKBP Ekoa Nugroho sore tadi, Senin (3/6/2013) saat menggelar jumpa pers.

Dia menjelaskan, peluru itu mengenai korban saat Wakapolres diserang anggotanya seorang Bintara Elmi Waldi dengan senjata tajam.

"Merasa nyawanya terancam Wakapolres Arif Budiman langsung menembak kaki kanan Elmi tepat dibagian bawah betis sebelah kanan dan tembus. Dari serpihan peluru yang memantul ke aspal di halaman Mapolres ini mengenai warga tadi," kata Eko.

Korban terkena peluru nyasar itu tepatnya dibagian diatas pelipis sebelah kiri. "Namun tidak tembus sampai ke tulang tengkorak, hanya terluka di bagian luar," katanya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(cha/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%