detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 03/06/2013 22:31 WIB

Korban Peluru Nyasar, Berasal dari Pistol Wakapolres Bukittinggi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jakarta - Seorang ibu rumah tangga, Dani (22) terkena peluru nyasar dibagian kepalanya. Peluru itu berasal dari pistol Wakapolres Bukittinggi saat terjadi keributan dengan anggotanya.

Korban merupakan pedagang yang melintas dengan motor di depan Mapolres Bukittinggi. Dia merupakan warga yang tinggal di daerah Bangkaweh, Padang Luar, Kabupaten Agam.

Saat terkena peluru nyasar, petugas di pos jaga langsung menyelamatkan dan membawanya ke ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) di Bukittinggi yang berada disamping Mapolres.

"Korban menjalani operasi kecil jahitan sepanjang 5 cm," kata Kapolres Bukittingi, AKBP Ekoa Nugroho sore tadi, Senin (3/6/2013) saat menggelar jumpa pers.

Dia menjelaskan, peluru itu mengenai korban saat Wakapolres diserang anggotanya seorang Bintara Elmi Waldi dengan senjata tajam.

"Merasa nyawanya terancam Wakapolres Arif Budiman langsung menembak kaki kanan Elmi tepat dibagian bawah betis sebelah kanan dan tembus. Dari serpihan peluru yang memantul ke aspal di halaman Mapolres ini mengenai warga tadi," kata Eko.

Korban terkena peluru nyasar itu tepatnya dibagian diatas pelipis sebelah kiri. "Namun tidak tembus sampai ke tulang tengkorak, hanya terluka di bagian luar," katanya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(cha/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close