Senin, 03/06/2013 16:45 WIB

Farhat Abbas: Kasus Rp 5 M dengan Aling Sudah Damai

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Pengacara Farhat Abbas memberi klarifikasi soal kasusnya yang dilaporkan Liem Marita alias Aling terpidana seumur hidup kasus narkoba. Dia mengaku sudah mencapai kata damai dan akan segera melunasi uang Rp 5 miliar yang dilaporkan Aling.

"Sudah damai, sudah ada kata sepakat," jelas Farhat saat dikonfirmasi detikcom, Senin (3/6/2013).

Farhat menjelaskan, nantinya akan ada pembayaran yang dilakukan dirinya. Untuk tahap pertama pada 12 Juni ini dan pembayaran kedua pada Agustus mendatang.

"Sudah diselesaikan kasus ini. Kewajiban akan diselesaikan," jelasnya.

Dia berharap jangan sampai ada salah persepsi. Kasus ini karena ada kesalahpahaman antara pihaknya dan Aling. "Jadi sudah kita bicarakan, laporannya sudah dicabut," tutupnya.

Seorang terpidana kasus narkoba, Liem Marita alias Aling melalui pengacaranya melaporkan Farhat Abbas ke Polda Metro Jaya. Farhat dilaporkan atas kasus dugaan penipuan senilai Rp 5 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

"FA dilaporkan oleh Aling atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan. Yang bersangkutan menjanjikan kepada pelapor akan mengajukan upaya PK ke dua ke Mahkamah Agung agar mendapat keringanan hukuman," kata Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Aling adalah terpidana narkoba yang telah divonis hukuman seumur hidup pada tahun 2011. Saat ini, Aling menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita, Tangerang. "Pelapor dijanjikan mendapat keringanan hukuman dari seumur hidup menjadi 15 tahun penjara dengan syarat membayar kepada FA sebesar Rp 3 miliar," kata Rikwanto.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%