detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 18:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 03/06/2013 09:51 WIB

4 Kisah 'Kemesraan' Darin-Luthfi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 5 dari 5
4. Luthfi Nikahi Darin

Umam Bahanan, kerabat Darin Mumtazah buka suara soal kisah kasih Luthfi Hasan dan Darin. Menurut Umam, keduanya diperkirakan menikah setahun lalu. Ada janji yang ditebarkan Luthfi kepada keluarga Darin.

"Sekitar bulan 10-11, tahun lalu. Sebelum pindah ke kontrakan ini," jelas Umam yang ditemui saat memberi makan kucing di rumah kontrakan seharga Rp 75 juta pertahun di Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jaktim, Kamis (23/5/2013).

Umam menjelaskan baik Ziad maupun ibunda Darin, Mufida tak memberi tahu soal pernikahan itu. Hanya saja diceritakan, Luthfi menjanjikan rumah.

"Mau dibeliin rumah kalau sudah selesai di kontrakan ini. Rumahnya harga Rp 3 miliar," jelas Umam.

Tapi kini semua hilang. Kerabat Darin yang lain, Sakli menuturkan rumah dan mobil yang dijanjikan sudah diangkut KPK.

"Rumah, apotik, dibeliin mobil Grandis. Tapi kan sekarang udah disita KPK. Itu dibeliin sama Pak Luthfi buat Darin," kata Sakli yang ditemui di kontrakan Darin di Jatinegara, Jaktim, Kamis (23/5/2013).

Sakli merupakan kerabat Ummi, ibunda Darin. Dia diminta ke rumah itu untuk memberi makan kucing peliharan Ummi. "Sudah menikah, tapi nggak tahu kapan," jelasnya.

Sakli juga bertutur, Ibunda Darin Ummi bernama Mufida. Saat ditanya soal suami Darin, kepada kerabat Mufida hanya bercerita singkat. "Ketua partai, presiden PKS," jelas Sakli.

(aan/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%