Detik.com News
Minggu, 02/06/2013 11:02 WIB

Satu lagi tersangka pembunuh Rigby didakwa

BBCIndonesia.com - detikNews
Adebolajo

Michael Adebolajo sempat menjalani perawatan selama sembilan hari di rumah sakit akibat luka tembak.

Pengadilan Inggris sudah menyampaikan dakwaan terhadap pria kedua yang terlibat dalam pembunuhan seorang tentara bernama Lee Rigby di Woolwich pada 22 Mei lalu.

Michael Adebolajo yang berusia dua puluh delapan tahun didakwa melakukan percobaan pembunuhan terhadap dua petugas polisi serta kepemilikan senjata api

Sebelumnya pelaku lain, Michael Adebowale yang menjalani persidangan pada hari Kamis (30/06) telah didakwa melakukan pembunuhan.

Dakwaan terhadap Adebolajo disampaikan setelah sebelumnya dia sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka tembak yang dialaminya.

Polisi memang melumpuhkan Adebolajo dan Adebowale sesaat setelah mereka melakukan pembunuhan terhadap Rigby.

Adebolajo kemudian dibawa oleh Polisi untuk mejalani penahanan di Kantor Polisi London Selatan.

Pada hari Rabu (29/06) hasil optopsi menunjukkan Rigbya tewas akibat sejumlah luka tusuk yang disebabkan oleh tindakan pelaku penyerangan.

Himbauan damai

Pasca peristiwa penyerangan itu polisi menangkap 12 orang namun belakangan delapan orang kemudian dibebaskan dengan jaminan sementara dua lainnya dibebaskan tanpa tuntutan.

Peristiwa penyerangan ini juga menyulut sejumlah aksi unjuk rasa baik dari kelompok kanan maupun kelompok anti fasis di London dan membuat ketegangan semakin meningkat.

Faith Matters, sebuah organisasi antar kepercayaan yang bertujuan untuk menanggulangi ekstrimisme, mengatakan telah terjadi 212 insiden anti-Muslim sejak peristiwa pembunuhan itu.

Ini berarti tiap harinya terjadi sekitar empat hingga enam insiden.

Keluarga Rigby pekan lalu telah menyerukan kepada masyarakat untuk tenang, menyusul maraknya insiden anti-Muslim.

Dalam sebuah pernyataan, keluarga Lee Rigby menyatakan: "Lee tidak mau namanya dijadikan alasan bagi orang untuk saling menyerang."

"Kami tidak ingin keluarga manapun mengalami hal yang mengerikan ini, dan mengajak semua orang untuk tetap tenang dan menunjukkan rasa hormat mereka dalam sikap yang damai."

(bbc/bbc)

  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%