detikcom

Sabtu, 01/06/2013 16:45 WIB

Priyo Tak Sidak Cek ke Tiap Sel, Tapi Ditemui Napi Korupsi di Ruangan

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso boleh saja mengaku melakukan sidak ke LP Sukamiskin. Tapi ternyata, keterangan dari pihak LP, Priyo justru ditemui napi kasus korupsi di ruangan.

"Mereka bertemu di ruang pertemuan. Ngobrol bareng-bareng," kata Kalapas Sukamiskin Giri Purbadi kepada wartawan di halaman Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Jaar, Sabtu (1/6/2013).

Priya tiba di lokasi pukul 13.30 WIB (sebelumnay ditulis 12.30 WIB-red) dengan ditemani ajudannya. Priyo menurut Giri kepada penjaga hendak menemui Fahd El Fouz terpidana kasus suap Wa Ode Nurhayati.

Fahd ini yang menjadi saksi kasus korupsi Alquran dan dari catatan dia ada nama Priyo. Priyo sudah menyebut namanya dicatut, tapi hakim pengadilan Tipikor dalam amar putusan kasus korupsi Alquran dengan terpidana Zulkarnaen Djabbar menyebut ada fee untuk Priyo.

Pukul 14.20 WIB, Priyo pergi meninggalkan Sukamiskin dengan Toyota Harrier bernopol B 366 PB. Dia juga sempat meminta agar Lapas tak menghalangi napi kasus korupsi mendapatkan remisi.


Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ndr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%