detikcom

Sabtu, 01/06/2013 09:30 WIB

Seleksi Calon Hakim Agung

Seorang Calon Hakim Agung Hartanya Mencapai Rp 4,9 M

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Komisi Yudisial (KY) akan melakukan verifikasi harta kekayaan 35 peserta calon hakim agung . KY mencatat seorang kandidat di suatu wilayah di Sumatera memiliki kekayaan Rp 4,9 miliar. Kira-kira apa saja hartanya?

"Ini Komisioner KY sudah di Sumatera dan akan melihat tempat tinggal, barang, dan dokumen si calon," kata Juru Bicara KY Asep Rahmat Fajar kepada detikcom, Sabtu (1/6/2013).

Calon hakim agung dengan total kekayaan Rp 4.921.624.074 tersebut berasal di suatu wilayah di Sumatera, dan hendak mengisi kamar pidana. Sementara KY mencatat seorang calon yang paling sedikit hartanya juga berasal dari Sumatera, melamar untuk kamar perdata.

"Jumlah terbanyak ini berasal dari hakim karir. Jumlah harta paling sedikit dari non karir, seorang dosen, sebesar Rp 316.760.000," ujar Asep.

KY hanya akan melihat langsung harta kekayaan fisik yang dimiliki para calon seperti mobil, properti, perhiasan, dan lainnya. Untuk data transaksi via rekening, KY akan menggandeng KPK dan PPATK.

"Kita akan minta dokumen PPATK dan KPK seperti biasa, itu rutin," tutup Asep.



Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/trq)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%