Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 01/06/2013 01:27 WIB

Polisi Amankan Kendaraan yang Tabrakan dan Sebabkan 4 Tewas di Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan, - Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan 4 orang di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (31/5/2013) sore. Saat ini ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan itu sudah diamankan.

Kepala Unit Laka, Satuan Lalu Lintas Polres Asahan Ipda Pol MP Pardede menyatakan, ketiga kendaraan yang diamankan itu, yakni bus KPUJ dan dua truk.

"Saat kendaraan itu sudah berada di pos Lima Puluh," kata Pardede pada Jumat malam. Pos yang dimaksud yakni Pos Polisi yang berada di Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.

Saat bersamaan, pemeriksaan keterangan saksi-saksi juga dilakukan. Termasuk yang diperiksa keterangan kedua supir truk, sementara supir bus menderita luka berat akibat kecelakaan itu.

Seperti diberitakan, kecelakaan di Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh itu terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 15.45 WIB. Bermula ketika bus KUPJ Tour BK 7031 FY yang dikemudikan Juni Sipayung mencoba mendahului truk tronton box nomor polisi BL 9554 A yang dikemudikan Muhammad Ali.

Pada saat yang sama dari arah berlawanan datang truk Fuso BK 8921 BA dikemudikan Jumali. Akibatnya terjadi tabrakan di bagian depan, kemudian bus KUPJ terbalik di lokasi kejadian. Lalu bus ini ditabrak lagi oleh truk tronton yang semula didahuluinya. Akibatnya 4 tewas, dan 6 orang masih dirawat karena luka berat dan ringan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/ahy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%