detikcom
Sabtu, 01/06/2013 00:10 WIB

Polisi Dalami Motif Penembakan Tito Kei

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya masih menyelidiki kasus kematian Tito Kei, adik dari tokoh Angkatan Muda Kei (AMKEI) Jhon Refra Kei, yang tewas ditembak. Motif penembakan juga belum diketahui.

"Kita sedang mencari saksi-saksi dan motifnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada detikcom, Jumat (31/5/2013).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 31 Mei 2013 sekitar pukul 20.00 WIB di depan warung rokok milik Ratim di Jl Raya Titian Indah RT 03/011 Kelurahan Kalibaru Kecamatan Medan Satria, Bekasi Kota.

Saat itu, Tito tengah main kartu bersama rekannya Gery, Han dan Petrus di warung tersebut. Lalu tiba-tiba datang seorang pria berhelm dan berjaket melepaskan tembakan ke arahnya.

Tito pun tewas setelah dibawa ke RS Ananda, Bekasi di Jl Sultan Agung Kel Medan Satria Kec Medan Satria dengan luka tembak di bagian kepala belakang yang tembus ke kepala depan. Begitu juga dengan Ratim (70), pedagang kopi di lokasi kejadian.

Polisi saat ini tengah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Beberapa saksi dimintai keterangan.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mei/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%