detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 31/05/2013 18:22 WIB

2 Direktur PT ISN Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Rp 60 M

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Dua orang direktur di PT Industri Sandang Nusantara (PT ISN) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset Patal Bekasi tahun 2012. Atas perbuatan mereka negara ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 60 miliar.

"Menetapkan tiga orang menjadi tersangka dua diantaranya dari PT ISN yaitu: LP (Dirut PT ISN), Ir. WKB (Direktur Keuangan PT ISN) dan Efrizal,SE (Dirut PT Artha Bangun Pratama)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print- 71 s/d 73/F.2/Fd.1/05/2013,tgl 31 Mei 2013. Untung mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan telah ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup tentang terjadinya tindak pidana korupsi.

"Oleh sebab itu Kejagung RI meningkatkannya ke tahap penyidikan," sambung Setia di Kantor Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Jumat (31/5/2013).

"Diduga terjadi penjualan asset PT ISN di tahun 2012 berupa tanah Patal Bekasi seluas kurang lebih 160 Ha dengan harga Rp 160 M yang tidak sesuai dengan prosedur termasuk penggunaan dana penjualan Patal Bekasi. Sehingga untuk sementara dugaan kerugian negara ditaksir kurang lebih 60 M rupiah," paparnya lebih lanjut.

Untung menambahkan tim penyidik dalam kasus ini berjumlah tujuh orang dan diketuai oleh Andar Perdana. Selanjutnya tim akan menyusun rencana pelaksanaan penyidikan guna pengumpulan alat bukti atas dugaan tindak pidana korupsi di perusahaan BUMN itu.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(slm/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
87%
Kontra
13%