detikcom
Kamis, 30/05/2013 19:43 WIB

Bank Ikut Terlibat dalam Proyek E-Ticketing KRL

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Selama ini PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menyelenggarakan layanan e-ticketing sendiri bagi penumpangnya. Namun ke depan KCJ akan bekerja sama dengan bank untuk penyelenggaraan tiket tersebut.

"Sudah ada 5 bank yang bersedia bekerja sama dengan kita," ucap Direktur Utama PT KCJ, Ignatius Tri Handoyo di kantornya, Jl Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2013).

Tri menjelaskan, kelima bank tersebut adalah Bank BNI, BRI, Mandiri, BCA dan Bank DKI. Namun kerja sama tersebut belum dapat dilanjutkan karena sistem e-ticketing belum sempurna.

"Kita akan jalankan kerja sama kalau e-ticketing ini sudah siap," ujar Tri.

Menurut Tri, jika kerja sama tersebut nantinya sudah terjalin, sistem integrasi dapat dilakukan. Selain dapat digunakan untuk membeli tiket kereta api, juga dapat digunakan untuk membeli tiket Trans Jakarta.

Namun pihaknya belum tahu kapan rencana tersebut direalisasikan. Sebab hingga saat ini penerapan tiket multiple trip juga belum dapat terlaksana.

"Nanti kalau e-ticketing sudah dilaksanakan penuh, sistemnya sudah aman, bank baru bisa masuk," tandasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(kff/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%