detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 22:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 30/05/2013 11:21 WIB

AS Desak Hizbullah Mundur dari Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Bashar al-Assad (AFP)
Washington, - Pemerintah Amerika Serikat mendesak para pejuang Hizbullah untuk mundur dari Suriah. Disebutkan bahwa peran aktif Hizbullah dalam pertempuran di negara tersebut merupakan eskalasi yang sangat berbahaya.

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah membenarkan pelan lalu, bahwa kelompok Syiah yang berbasis di Libanon itu, bertempur secara aktif di kota Qusayr, dekat perbatasan Suriah. Ini dilakukan untuk mendukung sekutu dekat Hizbullah, Presiden Suriah Bashar al-Assad.

"Ini eskalasi yang tak bisa diterima dan sangat berbahaya. Kami mendesak Hizbullah menarik para pejuangnya dari Suriah segera," tegas juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Jen Psaki seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (30/5/2013).

Psaki juga mengecam serangan di pos pemeriksaan militer Libanon dekat perbatasan pada Selasa, 28 Mei yang menewaskan tiga tentara. Belum jelas siapa yang mendalangi serangan yang juga dikecam pemerintah Libanon dan Hizbullah tersebut.

"Ini dan insiden-insiden lain merupakan pengingat keras bahwa konflik di Suriah mendatangkan ancaman yang sangat berbahaya bagi stabilitas Libanon, rakyat dan keamanan Libanon, cetus Psaki.

"Kami meminta semua pihak untuk melakukan peran mereka dengan bertindak mengendalikan diri dan menghormati keamanan dan kestabilan Libanon," imbuhnya.

Kelompok Hizbullah diyakini telah mengirimkan setidaknya 1.700 pejuang ke Qusayr sejak sepekan lalu. Hal ini untuk mendukung serangan-serangan pasukan Suriah ke basis-basis pemberontak. Sementara pemerintah Prancis memperkirakan, sekitar 3 ribu hingga 4 ribu pejuang Hizbullah kini beroperasi di Suriah.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close