Kamis, 30/05/2013 02:05 WIB

Sebelum Ke Afrika, Anak Wiranto Aktif Berdakwah

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Zainal Nur Rizki (23), anak bungsu Wiranto yang meninggal dunia di Johannesburg, Afrika Selatan merupakan anggota sebuah komunitas dakwah, Jamaat Tabligh. Zainal mulai aktif berdakwah sejak lulus SMA.

"Ya almarhum memang sudah ikut di Tabligh sejak lulus SMA. Ia sudah mulai aktif melakukan dakwah," ujar ibunda Zainal, Rughaiyah Usman, atau biasa dipanggil Uga Wiranto usai melaksanakan kegiatan pengajian dirumahnya di Jalan Palem Kartika nomor 21, Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (29/05/2013).

Uga pun mengaku dirinya dan Wiranto mendukung aktifitas anak ketiganya tersebut yang memilih jalan sebagai seorang yang giat melakukan dakwah sejak muda.

"Saya dukung langkah yang sudah diambil olehnya. Dia masih muda, tapi sudah punya jiwa Dakwah yang tinggi, dan kita dukung langkah beliau. Bapak dan saya mendukung," katanya.

Hal tersebut juga diakui oleh kakak ipar Zaenal bernama Abdi Setiawan Effendi. Suami dari kakak pertama Zainal, Amalia Sianti ini mengatakan dirinya sudah mulai mengikuti aktifitas dalam Jamaat Tabligh ke beberapa tempat sejak lulus SMA.

"Ia mulai tertarik ikut sejak usia 19 tahun. untuk ikut khuruj ke beberapa tempat. Dari situ, Ia mulai belajar agama lebih banyak," ucap Abdi yang mengenakan setelan gamis putih dengan lilitan surban diatas kepalanya.

Ia pun mengatakan, semenjak fokus mendalami agama di Jamaat Tabligh, menurutnya, perilaku dan sikap Zainal menjadi lebih baik.

"Ya tentu banyak sekali perubahan. Akhlaknya dengan keluarga menjadi lebih baik. Sampai akhirnya, Ia memutuskan untuk menuntut ilmu ke Darul ulum Zakariyyah di Afrika Selatan," ujarnya.

Zainal Nur Rizki (23) meninggal pukul 01.00 atau pukul 18.00 waktu setempat di Johanesburg, Afrika Selatan karena sakit. Di Afrika Selatan, Zainal sedang menimba di Perguruan Tinggi Ilmu Agama Islam Darul Uloom Zakariyya. Zaenal adalah putra bungsu Wiranto. Saat ini jenazah Zainal Nur Rizki telah dimakamkan di pemakaman umum muslim di LENAsia Johanesburg, Afrika Selatan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%