detikcom
Rabu, 29/05/2013 20:35 WIB

Wiranto: Anak Saya Meninggal Dalam Keadaan Mulia

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Almarhum Zaenal Nurrizki (dok Hanura)
Jakarta - Putra bungsu Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Zaenal Nurrizki, meninggal dunia karena sakit di Afrika Selatan. Wiranto menilai anaknya meninggal dalam keadaan mulia.

"Ia pun meninggal dalam keadaan mulia, anak kami lagi belajar Alquran. Katakanlah ia meninggal dalam fisabilillah dan husnul khotimah," ujar Wiranto di kediamannya Komplek Pati Angkatan Darat, Jl Palem Kartika No 21, Bambu Apus, Jaktim, Kamis (29/5/2013).

Wiranto bercerita, Zaenal sebelumnya sempat kuliah di UGM jurusan Hukum Internasional. Namun baru satu semester dia kembali ke Jakarta karena ingin memperdalam ilmu agama.

"Akhirnya Ia ambil keputusan bahwa Ia lebih baik dalami agama dulu, merasa ada yang salah selama ini dalam hidupnya. Ia minta izin untuk pindah ke sekolah agama. Lalu mencari tempat belajar agama terbaik untuk pendalamam Alquran," jelasnya.

Akhirnya Zaenal menemukan lembaga pendidikan tinggi di Afsel. Di sekolah itu anak-anak dari seluruh dunia berkumpul untuk memperdalam ilmu Alquran dan Islam.

"Dalam satu setengah tahun lalu sudah mulai belajar bahasa urdu dan Arab. Inggrisnya pun sudah mahir," tuturnya.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(mpr/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%