Detik.com News
Detik.com

Rabu, 29/05/2013 17:50 WIB

Peluang Koalisi dengan PDIP, PD Tak Masalah Jokowi Capres

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Peluang Koalisi dengan PDIP, PD Tak Masalah Jokowi Capres Syarif Hasan,
Jakarta - Ketua Harian DPP PD Syarief Hasan yang membuka peluang koalisi dengan PDIP di Pilpres 2014 disambut baik. Muncul spekulasi siapa capres-cawapres yang akan diusung jika PD dan PDIP jadi koalisi?

PD, menurut Syarief, dalam posisi menerima saja siapa yang didorong PDIP. Termasuk kalaupun Joko Widodo (Jokowi) yang diusulkan PD menjadi capres.

"Ya nggak apa-apa, bagus dong itu. Nggak masalah kita," kata Syarief sembari tersenyum.

Hal ini disampaikan Syarief kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Kemungkinan juga bisa terjadi Jokowi menjadi cawapres. Kalau PD mengusulkan capres yang lebih kompeten di Pilpres 2014.

"Haha..ya liat nanti sajalah..Tunggu hasil konvensi lah nanti," kata Syarief sembari tertawa.

Menurut Syarief, konvensi PD rencananya mulai dibahas mekanismenya Juni 2014. Kemudian mulai diumumkan siapa yang akan diundang pada September 2013.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%