detikcom
Rabu, 29/05/2013 16:43 WIB

Putra Wiranto yang Meninggal di Afrika Selatan Baru Menikah Maret Lalu

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Almarhum Zainal Nurrizki/Hanura
Jakarta - Putra bungsu Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Zaenal Nurrizki, meninggal dunia karena sakit di Afrika Selatan. Zaenal yang masih berusia 23 tahun baru menikah awal tahun 2013 ini.

"Zaenal Nurrizki putra bungsu Pak Wiranto usianya masih 23 tahun dan baru menikah Maret lalu di Afrika Selatan. Dinikahkan oleh Pak Wiranto dan Ibu," kata Ketua Bappilu Partai Hanura, Yuddy Chrisnandi, kepada detikcom, Rabu (29/5/2013).

Zaenal sedang belajar ilmu Islam di sekolah tinggil ilmu Islam di Johannesburg. Di Afsel, Zaenal tinggal di asrama kampus.

"Dia sedang memperdalam ilmu agama, menghafal Alquran di perguruan tingi ilmu Islam di Johannesburg," kata Yuddy.

Zaenal ternyata demam sejak seminggu lalu. Namun kondisinya sudah membaik, sampai tiba-tiba kambuh saat sedang kuliah.

"Minggu lalu di asrama sekolahnya itu sedang demam terus sembuh. Memang ada beberapa temannya juga demam. Terus dua hari lalu kambuh masuk rumah sakit dan meningagl di rumah sakit," kata Yuddy.




Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(van/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%
MustRead close