Detik.com News
Detik.com
Rabu, 29/05/2013 12:00 WIB

Hore!! Tol Semarang- Bawen Digratiskan saat Mudik Lebaran

Rivki - detikNews
Hore!! Tol Semarang- Bawen Digratiskan saat Mudik Lebaran
Semarang, - Jalan tol Semarang- Bawen, Jawa Tengah, sedang dikebut penyelesaiannya. Jalan sepanjang 23 kilometer ini sudah bisa dilewati pemudik lebaran tahun ini. Bahkan digratiskan lho.

"Rencananya selesai akhir Juni, sehingga nanti saat mudik lebaran bisa dilalui kendaraan kecil," ujar Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, saat meninjau lokasi pembangunan Tol Semarang- Bawen, Jawa Tengah, Rabu (29/5/2013).

Jalan tol baru ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan lalu lintas arus mudik dari arah Semarang menuju Surakarta dan Yogyakarta. Titik kemacetan yang dihindari dengan adanya tol Semarang-Bawen ini adalah ruas di Ungaran yang terdapat pasar tumpah, persimpangan jalan dan pabrik.

"Untuk sementara bisa dilalui gratis sambil menunggu penyempurnaan," ujarnya.

Sementara itu Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan proses pengerjaan tol ini akan dikebut jelang mudik nanti. "Masih ada beberapa jembatan yang sedang dikerjakan dan masih ada yang perlu diratakan," tuturnya di kesempatan yang sama.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%