QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 28/05/2013 22:44 WIB

Rusia tetap kirim sistem rudal ke Suriah

BBCIndonesia.com - detikNews
RUSSIAN S-300P SYSTEM

Kontrak penjualan rudal Rusia ke Suriah disebutkan telah diteken beberapa tahun lalu.

Rusia mengatakan negara itu akan tetap mengirim sistem rudal antipesawat S-300 ke Suriah dan senjata diharapkan akan mencegah intervensi asing.

Kepastian itu disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov di Moskow pada Selasa (28/05).

"Kami berpikir pengiriman ini merupakan faktor penyeimbang dan langkah-langkah seperti ini dalam banyak hal akan mengekang pihak-pihak yang mudah emosi agar tidak menjajaki berbagai skenario yang akan menjadikan konflik ke tingkat internasional dengan keterlibatan pasukan luar," kata Ryabkov.

Menurutnya, kontrak pengiriman sistem rudal S-300 ke Suriah telah ditandatangani beberapa tahun lalu.

Sekelas rudal Patriot

Pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov disampaikan beberapa jam setelah Uni Eropa memutuskan untuk mencabut embargo senjata ke oposisi Suriah, meskipun senjata tidak boleh dikirim sebelum bulan Agustus.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan Inggris bisa mulai mempersenjatai pasukan pemberontak mulai sekarang, tetapi tidak mempunyai rencana aktif untuk melakukannya.

Ryabkov mengecam keputusan Uni Eropa dan mengatakan hal tersebut akan mengganggu peluang pelaksanaan konferensi perdamaian tentang Suriah bulan depan.

Wartawan BBC urusan diplomatik Jonathan Marcus mengatakan sistem rudal antipesawat S-300 adalah sistem rudal darat ke udara yang sangat canggih dan dianggap sekelas dengan rudal Patriot milik Amerika Serikat.

(bbc/bbc)

Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%