Selasa, 28/05/2013 18:02 WIB

3 Juta Sepeda Motor 'Ramaikan' Jalur Mudik Lebaran 2013

Rivki - detikNews
Pemudik berkendara motor. (foto: dok.detikcom).
Jakarta - Pemudik dengan menggunakan kendaraan sepeda motor, diperkirakan akan menembus angka 3 juta saat mudik Lebaran 2013 nanti. Jumlah sebanyak itu merupakan kenaikan sebesar 10% dari tahun lalu.

"Untuk motor tahun ini akan naik 10 persen, dengan kata lain akan tembus angka 3 juta untuk perjalanan mudik sepeda motor," kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, saat peninjauan lokasi jalur mudik Pantura, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (28/5/2013).

Menurutnya pemudik sepeda motor akan bertambah karena pemudik butuh moda transportasi di kampung halamannya masing-masing. "Mereka butuh kendaraan di kampungnya, terus angkutan umum di kampungnya juga terbatas. Makanya mereka bawa motor," jelasnya.

Meski setiap tahun Kemenhub selalu mengadakan program angkut motor dengan kapal laut, dia menjelaskan hal itu belum maksimal. Alasannya, kapasitas pengangkut tidak sesuai dengan jumlah motor yang beredar.

Adapun tujuan favorit pemudik pengendara motor ialah wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Untuk itu, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah kemacetan akibat pemudik sepeda motor.

"Untuk itu kita akan pikirkan jalur-jalur khusus pengendara sepeda motor. Nanti akan kita bahas bersama Korlantas Polri dan Kementerian Pekerjaan Umum," pungkasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rvk/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%