Selasa, 28/05/2013 17:48 WIB

Megawati Isyaratkan Tak Nyapres, Gerindra: Bagus Dong

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengisyaratkan tak maju nyapres dengan mendorong kader-kader muda. Hal itu dinilai sebagai langkah yang baik.

"Bagus dong, berarti partai itu sudah berkembang. Bagus itu," kata Ketua DPP Gerindra, Desmond Junaedi Mahesa, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Menurutnya manuver PDIP ini tidak berpengaruh bagi Partai Gerindra. Saat ini Partai Gerindra memfokuskan diri untuk menghadapi pemilu legislatif yang diselenggarakan sebelum pemilihan presiden.

"Kita ini kan sama-sama berjuang, lagian kan sebelum pilpres kan pilihan legislatif dulu. Ya kita fokus di legislatif dulu. Kalau misal Gerindra cuma dapet 5% apa ya bisa ngajuin capres? Nggak kan? PDIP juga gitu pastinya. Jadi ya kita fokuskan dulu pemilu legislatif," ujar anggota Komisi III DPR ini.

Jika Megawati benar mundur dari bursa capres, Desmond mengatakan Gerindra tak merasa mendapat keuntungan. Siapa pun capres lawan, dia meyakini Prabowo akan tampil menjadi juaranya.

"Kalau kita sudah fix Prabowo," pungkasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%