detikcom
Selasa, 28/05/2013 10:53 WIB

Jelang Arus Mudik, Wamenhub dan Wamen PU Tinjau Titik Macet Pantura

Rivki - detikNews
Wakil MenteriWamen PU Hermanto Dardak (kanan) dan Wamenhub Bambang Susantono (kiri).
Jakarta - Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak dan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, siang ini meninjau persiapan jalur mudik Lebaran tahun 2013. Kegiatan ini untuk mencegah kemacetan panjang saat mudik Lebaran nanti.

Kedua Wamen tersebut meninjau persiapan jalur mudik di seputaran Pantura, Jawa Barat dan Jawa Tengah, Selasa (28/5/2013). Pada kesempatan pertama, mereka meninjau pembangunan Tol Dawuan, Jawa Barat, yang rencananya akan rampung 2014 nanti.

Tol Dawuan sendiri merupakan tol penghubung antara Tol Cikampek dengan Tol Kanci- Palimanan. "Jadi Tol ini akan menghubungkan, Cikampek, Kanci, Palimanan dan Pejagan," ujar Wamen PU Hermanto Dardak di lokasi.

Usai meninjau lokasi pembangunan Tol Dawuan, kedua Wamen tersebut menuju Simpang Jomin, Cikampek, Jawa Barat. Seperti diketahui, Simpang Jomin merupakan titik macet pemudik dari Jakarta menuju arah Indramayu.

"Kita ke Simpang Jomin untuk mengetahui langsung apa nanti masalah di sana, biar kita siapkan penanganannya saat hari H nanti," tutur Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Ali Moeso yang turut hadir mendampingi.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%