Detik.com News
Detik.com
Senin, 27/05/2013 18:16 WIB

Dilaporkan Cabuli Belasan Siswi, Guru SD di Depok Diamankan Polisi

Hendrik I Raseukiy - detikNews
Depok - Diduga melakukan pencabulan kepada 17 siswinya, guru SD ditangkap Polresta Depok. Di hadapan polisi, pria berinisial BM itu membantah tudingan itu.

BM yang berusia 28 tahun itu menjalani serangkaian penyidikan di Unit Perlidungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok, Senin (27/5/2013). Kasie Humas Polresta Depok Aiptu Bagus Suwardi mengatakan, pelaku yakin tudingan padanya hanya fitnah.

"Yang melapor bukan satu dua orang, tapi belasan siswi SD," ujar Bagus Suwardi di Mapolresta Depok.

BM dilaporkan belasan siswi dan orangtua atas dugaan pelecehan seksual. Lajang ini berbuat cabul dengan berpura-pura memberikan pelajaran 'khusus'. Siswi dipanggil satu persatu, kemudian dicabuli.

BM nyaris diamuk massa di sekolah hari ini. Massa sempat mengadang mobil polisi, karena ingin menghakimi BM dulu. Tapi akhirnya BM digiring ke Mapolresta Depok.

Kepada wartawan, BM membantah semua tudingan. "Sumpah Pak, saya enggak ngelakuin apa-apa," ucapnya dengan mata berkaca-kaca saat digiring ke ruang penyidik Unit PPA Polresta Depok.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%