detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 07:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 27/05/2013 18:12 WIB

KPK Lantik 2 Penasihat, Kabiro Hukum dan Direktur Litbang

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - KPK resmi memiliki dua penasihat baru. Mohammad Mu’tashim Billah dan Suwarsono yang sebelumnya telah terpilih, dilantik pada sore ini.

Acara pelantikan dan pembacaan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua KPK Abraham Samad di ruang auditorium KPK, Senin (27/5/2013). Keluarga dari MM Billah dan Suwarsono, serta jajaran pimpinan KPK turut hadir.

Pada waktu bersamaan dan di tempat yang sama Ketua Abraham Samad juga melantik dua pejabat struktural KPK. Yakni Roni Dwi Susanto sebagai Direktur Penelitian dan Pengembangan dan Chatarina Muliana Girsang sebagai Kepala Biro Hukum.

Dalam sambutannya, Abraham Samad menekankan pentingnya posisi penasihat di KPK. Pria asal Makassar ini siap bekerja sama dengan MM Billah dan Suwarsono.

"Kami menunggu sejumlah aksi nyata saudara dalam upaya pembernatasan tindak pidana korupsi," ujar Abraham.

Usai dilantik, MM Billah menyatakan siap melakukan terobosan sebagai penasihat KPK. Mantan komisioner Komnas HAM ini menjamin tidak akan terpengaruh dengan tekanan politik dalam melaksanakan tugas.

“Buat kami tekanan politik tidak merupakan gangguan, anggap enteng saja tapi serius. Kalau sampai ada fitnah tentu itu yang harus kita lawan,” kata MM Billah.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(fjp/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%