Senin, 27/05/2013 16:58 WIB

Briptu Rani Diimbau Menyerahkan Diri

Norma Anggara - detikNews
Briptu Rani
Surabaya - Briptu Rani, polwan cantik asal Polres Mojokerto yang menghilang diimbau segera menyerahkan diri. Bila tak berani kembali ke tempat tugasnya di Polres Mojokerto, Rani dipersilahkan menghadap langsung ke Polda Jatim.

Kasubid Penmas Polda Jatim AKBP Suhartoyo berharap, upaya ini dilakukan agar keluarga Briptu Rani tidak lagi menebar asumsi dan komentar yang belum jelas kebenarannya ke media.

"Kami imbau ke Rani dan keluarganya. Kalau ada permasalahan laporkan ke kepolisian, jangan ungkapkan asumsi ke media," kata Suhartoyo di Mapolda Jatim, Senin (27/5/2013).

Suhartoyo sekali lagi menegaskan, sebagai keluarga Polri, dirinya menyesalkan perbuatan Briptu Rani dan keluarganya. Lebih baik, Rani menunjukkan inisiatif baiknya untuk menyelesaikan kasus ini sesuai ketentuan kepolisian.

"Kami minta kepada Rani dan keluarganya supaya menyalurkan kasus dan masalah ini sesuai ketentuan. Kalau memang itu (asumsi pelecehan) terjadi, ya laporkan. Pasti kami proses. Daripada mengungkapkan asumsi-asumsi ke media, lebih baik Rani menyerahkan diri," tegas dia.

Suhartoyo memahami, pasca pemberitaan asumsi-asumsi dari ibu dan keluarga, Rani kemungkinan enggan mendatangi Polres Mojokerto.

"Kalau Briptu Rani tidak bersedia datang ke Polres Mojokerto, silahkan Rani datang langsung ke Bidang Propam Polda Jatim untuk menyampaikan semua kesaksian ataupun keluhan-keluhannya," pungkas Suhartoyo.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nrm/iwd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%