Senin, 27/05/2013 12:28 WIB

MA Kabulkan PK Ahmad Dhani Terkait Gugat Cerai Maia Estianty

Andi Saputra - detikNews
Jakarta - Prahara rumah tangga musisi Ahmad Dhani-Maia Estiyanti memasuki babak baru. Sebab Mahkamah Agung (MA) menganulir putusan kasasi sebelumnya dalam kasus gugatan perceraian yang diajukan Maia.

Pengajuan Peninjauan Kembali (PK) tersebut dilakukan Dhani hanya untuk dua unsur, harta gono-gini dan hak asuh anak. "Mengabulkan permohonan pemohon PK Dhani Ahmad Prasetyo bin Drs Edy Abd. Manaf," demikian lansir panitera MA dalam websitenya, Senin (27/5/2013).

Perkara nomor 12 PK/AG/2012 diadili oleh majelis Peninjauan Kembali (PK) yang diketuai oleh Ahmad Kamil dengan anggota Rifyal Ka'bah dan Abdul Gani Abdullah. Putusan dengan panitera pengganti Cecep Habibullah masuk kategori gugat cerai dan diketok pada 14 Mei 2013.

Atas informasi ini, Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur belum memberikan pernyataan resmi. Pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu maksud putusan PK tersebut.

"Isi lengkap putusannya masih di majelis," ucap Ridwan.

Prahara keluarga pentolan grup Dewa19 ini sudah bergulir sejak 2007. Di tingkat kasasi, gugatan perceraian yang diajukan Maia dikabulkan. Namun perceraian itu menimbulkan problem terkait hak asuh anak dan harta gono gini.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(asp/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%