Senin, 27/05/2013 06:22 WIB

Perbaikan Jalan Amblas, Tol Cikampek Arah Jakarta Makin Macet

Sukma Indah Permana - detikNews
(dok detikFoto-ilustrasi)
Jakarta - Kemacetan akibat proyek perbaikan jalan amblas di KM 47 Tol Karawang Barat semakin panjang, yang dilakukan sejak semalam belum rampung. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan.

Arus lalu lintas Tol Cikampek arah Jakarta padat merayap mulai dari KM 55.

"Tol Cikampek arah ke Jakarta lalin padat merayap mulai dari KM 55," ujar Petugas TMC, Briptu Harlem kepada detikcom, Senin (27/5/2013).

Jalan amblas sedalam 15-20 cm tersebut kini masih dalam proses perbaikan. Untuk itu, pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati.

Antrean yang semakin pagi semakin panjang ini kini telah ditangani oleh petugas. Rata-rata kecepatan kendaraan hanya 10 km/jam.

"Antrean memang bertambah. Tapi kami selalu memantau karena pekerjaan memakan bahu jalan," lanjutnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(sip/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%