Minggu, 26/05/2013 21:23 WIB

Pilgub Jateng

Ganjar-Heru Menang Telak di Purbalingga

Arbi Anugrah - detikNews
Purbalingga - Berdasarkan hasil perhitungan sementara yang dilakukan oleh Desk Pilgub Jateng Kabupaten Purbalingga, Hasil perolehan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko menang telak di Kabupaten Purbalingga.

"Berdasarkan perhitungan sementara kami, Pasangan Ganjar-Heru menang 69.55 persen," kata Ketua harian Desk Pilgub Jateng kabupaten Purbalaingga, Imam Subiyakto kepada wartawan, Minggu (26/5/2013).

Menurut dia, berdasarkan perhitungan hingga pukul 16.47 WIB, Hadi Prabowo-Don Murdono mendapat 9,5 persen, Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo mendapat 20,95 persen dan Ganjar Pranowo- Heru Sudjatmoko mendapat 69,55 persen

"Data tersebut berdasarkan jumlah pemilih di Kabupaten Purbalingga yang seluruhnya mencapai 726.217 dari total 1.629 TPS," jelasnya.

Hari ini sebanyak 27.385.985 warga Jawa Tengah yang terdaftar sebagai pemilih menggunakan hak suaranya dalam pemilihan gubernur. Ada tiga pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah yang jadi pilihan warga untuk memimpin hingga tahun 2018.

Tiga pasangan cagub-cawagub yang akan bersaing adalah Hadi Prabowo-Don Murdono yang memperoleh nomor urut 1 dengan dukungan 6 partai koalisi yaitu PKS, PKB, PPP, PKNU, Partai Gerindra, Partai Hanura.

Pasangan nomor urut 2 yaitu Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo diusung tiga partai koalisi yaitu Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PAN.

Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko menjadi pasangan dengan nomor urut 3. Pasangan ini diusung PDI Perjuangan.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(arb/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close