detikcom
Sabtu, 25/05/2013 23:55 WIB

Ikut Isra Miraj, Hatta Didoakan Jadi Presiden

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Hatta Rajasa mengikuti perhelatan Isra Miraj di Silang Monas, Jakarta Pusat. Dalam acara, Habib Hasan Assegaf mendoakan Hatta menjadi presiden Indonesia tahun 2014.

"Kita beruntung punya Menteri Perekonomian seperti Hatta Rajasa, ekonomi kita berhasil, kita doakan sama-sama agar Hatta Rajasa selalu sehat dan jadi presiden 2014, setuju tidak semuanya?," teriak Habib Hasan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2013).

Ratusan peserta acara dari jama'ah Majelis Dzikir Nurussalam yang menghadiri acara tersebut langsung merespon teriakan sang Habib. Hatta dalam acara ini mengenakan baju koko berwarna putih dan peci hitam.

Ajakan merenungkan peristiwa Isra' Mi'raj dalam kata sambutan diucapkan Hatta. Menurut Hatta, peristiwa tersebut mengingatkan manusia sebagai makhluk yang lemah dihadapan Pencipta.

"Muhammad itu bapak refromasi terbesar sepanjang sejarah umat manusia, tanpa Nabi Muhammad kita tak punya arah hidup yang benar," ucap Hatta.

Partai Amanat Nasional memang akan mengajukan Hatta sebagai bakal capres sesuai hasil Rakernas PAN November 2011. Siapa cawapres pendamping Hatta belum dipastikan. Saat ini PAN sedang menjajaki koalisi dengan partai-partai lain.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%