detikcom

Sabtu, 25/05/2013 16:26 WIB

NN Buang Helm dan Cutter Pemotong Kelamin Abdul di Jalanan

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - NN (22) pulang ke rumah setelah nekat memotong kelamin Abdul Muhyi (21). Ia lalu membuang helm dan cutter pemotong kelamin Abdul di jalanan.

"Di jalan," kata NN tanpa menyebut rinci jalanan yang dimaksudnya.

Hal ini disampaikan NN seperti tertuang dalam dokumen yang diperoleh detikcom, Sabtu (25/5/2013).

NN membuang barang bukti itu setelah turun dari angkutan kota. ""Waktu saya habis naik angkot, terus turun, di sana saya buang, sama helm juga," ujar NN.

NN ditangkap di rumahnya Jalan Raya Kosambi Timur, Kelurahan Cengklong, Kosambi, Tangerang pada Senin 20 Mei siang hari. Dia ditahan di Polsek Pamulang. Kini, Abdul harus buang air kecil menggunakan selang. Alat reproduksinya pun terganggu.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/ndr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%