detikcom
Sabtu, 25/05/2013 14:08 WIB

Wanita Pemotong Kelamin: Abdul Pegang-Pegang Tubuh Saya dan Ajak ML

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - NN (22), perempuan pemotong kelamin mengungkap kenakalan Abdul Muhyi (21). Saat berkendara di atas motor, tangan Abdul bergerilya ke tubuh NN. Abdul bahkan berani mengajak NN bersenggama.

NN menceritakan kenakalan Abdul terjadi saat keduanya menuju kawasan Parung, Bogor, usai janjian di depan kampus Universitas Pamulang pada Selasa 14 Mei 2013.

Menurut NN, Abdul melancarkan serangannya. Ia minta ciuman dengan NN biar semangat. Keduanya sempat berhenti di kawasan Kahuripan, Bogor.

"Pas di jalan dia minta cium. Katanya, biar semangat jalannya. Tapi, saya nggak mau Pak. Terus kita jalan lagi ke Kahuripan. Terus di perjalanan, kita berhenti lagi di tempat yang di bawahnya ada kali di atasnya jalan raya. Di sana nggak ada ngapa-ngapain, cuma pegang-pegang tubuh saya saja, Pak," kata NN seperti tertuang dalam dokumen yang diperoleh detikcom, Sabtu (25/5/2013).

"Kan saya pakai baju segini ya Pak ya. Lalu tangannya masuk ke dalam, tapi saya larang. Terus dia bilang, kok kamu galak amat sih? Saya bilang itu ada mobil, nanti kalau keliatan kan nggak enak," lanjut perempuan berkerudung itu.

Rupanya aksi nakal Abdul tidak hanya berhenti di situ. Kata NN, Abdul mengajaknya berhubungan intim.

"Pas itu dia di motor mengajak hubungan badan. Terus kata saya buat cowok mah gampang kali, kalau cowok udahan berbuat begitu ya udahan saja. Terus kita nyantai-nyantai Pak di situ. Di situ tangannya masuk ke dalam rok sih," ujar NN.

NN rupanya tidak mau kalah. Ia juga melancarkan serangan ke Abdul. "Terus saya bales pegang tapi dia nggak mau. Terus ada polisi yang datang, terus bilang kalau di sini nggak boleh malam-malam. Ya sudah kita jalan lagi ke mesjid," ujar NN.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(aan/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%