detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 09:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 25/05/2013 14:08 WIB

Wanita Pemotong Kelamin: Abdul Pegang-Pegang Tubuh Saya dan Ajak ML

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - NN (22), perempuan pemotong kelamin mengungkap kenakalan Abdul Muhyi (21). Saat berkendara di atas motor, tangan Abdul bergerilya ke tubuh NN. Abdul bahkan berani mengajak NN bersenggama.

NN menceritakan kenakalan Abdul terjadi saat keduanya menuju kawasan Parung, Bogor, usai janjian di depan kampus Universitas Pamulang pada Selasa 14 Mei 2013.

Menurut NN, Abdul melancarkan serangannya. Ia minta ciuman dengan NN biar semangat. Keduanya sempat berhenti di kawasan Kahuripan, Bogor.

"Pas di jalan dia minta cium. Katanya, biar semangat jalannya. Tapi, saya nggak mau Pak. Terus kita jalan lagi ke Kahuripan. Terus di perjalanan, kita berhenti lagi di tempat yang di bawahnya ada kali di atasnya jalan raya. Di sana nggak ada ngapa-ngapain, cuma pegang-pegang tubuh saya saja, Pak," kata NN seperti tertuang dalam dokumen yang diperoleh detikcom, Sabtu (25/5/2013).

"Kan saya pakai baju segini ya Pak ya. Lalu tangannya masuk ke dalam, tapi saya larang. Terus dia bilang, kok kamu galak amat sih? Saya bilang itu ada mobil, nanti kalau keliatan kan nggak enak," lanjut perempuan berkerudung itu.

Rupanya aksi nakal Abdul tidak hanya berhenti di situ. Kata NN, Abdul mengajaknya berhubungan intim.

"Pas itu dia di motor mengajak hubungan badan. Terus kata saya buat cowok mah gampang kali, kalau cowok udahan berbuat begitu ya udahan saja. Terus kita nyantai-nyantai Pak di situ. Di situ tangannya masuk ke dalam rok sih," ujar NN.

NN rupanya tidak mau kalah. Ia juga melancarkan serangan ke Abdul. "Terus saya bales pegang tapi dia nggak mau. Terus ada polisi yang datang, terus bilang kalau di sini nggak boleh malam-malam. Ya sudah kita jalan lagi ke mesjid," ujar NN.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(aan/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%