Jumat, 24/05/2013 14:32 WIB

Tolong! Bocah Kurang Gizi Hanya Dirawat Neneknya yang Sudah Renta di NTB

Abdul Hanan - detikNews
Lombok - Huswatun (9) tak bisa bersekolah lagi. Sudah 2 bulan ini dia terbaring di rumahnya yang amat sangat sederhana di Dusun Karang busur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Huswatun, bocah pintar kelas 3 SD ini mengalami kekurangan gizi.

"Sudah 2 bulan nggak sekolah," kata Huswatun saat ditemui wartawan, Jumat (24/5/2013).

Padahal, Huswatun memendam cita-cita ingin menjadi dokter. Kiranya niat itu bisa saja pupus, bila dia tak segera mendapat perawatan yang benar.

Huswatun hanya tinggal dengan neneknya Marta. Ayahnya sudah meninggal dunia, sedang ibunya menikah lagi dengan pria lain dan tinggal di dusun tetangga.

Sang nenek hanya bekerja membuat atap dari dahan kelapa kering, itu pun kalau ada pesanan yang datang. Bila tidak, dia hanya mengandalkan sumbangan dari tetangga dan kerabat.

Huswatun amat sangat ingin bersekolah lagi. Tubuhnya kurus, perutnya buncit. Dia menangis kala merasa sakit di pinggang, dada, dan perut.

"Sakit," lirih Huswatun.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%