detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 12:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Jumat, 24/05/2013 14:32 WIB

Tolong! Bocah Kurang Gizi Hanya Dirawat Neneknya yang Sudah Renta di NTB

Abdul Hanan - detikNews
Lombok - Huswatun (9) tak bisa bersekolah lagi. Sudah 2 bulan ini dia terbaring di rumahnya yang amat sangat sederhana di Dusun Karang busur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Huswatun, bocah pintar kelas 3 SD ini mengalami kekurangan gizi.

"Sudah 2 bulan nggak sekolah," kata Huswatun saat ditemui wartawan, Jumat (24/5/2013).

Padahal, Huswatun memendam cita-cita ingin menjadi dokter. Kiranya niat itu bisa saja pupus, bila dia tak segera mendapat perawatan yang benar.

Huswatun hanya tinggal dengan neneknya Marta. Ayahnya sudah meninggal dunia, sedang ibunya menikah lagi dengan pria lain dan tinggal di dusun tetangga.

Sang nenek hanya bekerja membuat atap dari dahan kelapa kering, itu pun kalau ada pesanan yang datang. Bila tidak, dia hanya mengandalkan sumbangan dari tetangga dan kerabat.

Huswatun amat sangat ingin bersekolah lagi. Tubuhnya kurus, perutnya buncit. Dia menangis kala merasa sakit di pinggang, dada, dan perut.

"Sakit," lirih Huswatun.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ndr/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close