detikcom
Jumat, 24/05/2013 13:39 WIB

Hakim Selingkuhi 4 Wanita, Ketua MA: Itu Kesalahan Fatal

Prins David Saut - detikNews
Halaman 1 dari 2
Hatta Ali (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) melalui Badan Pengawas telah memeriksa hakim playboy di salah satu pengadilan negeri di Kalimantan Barat yang berselingkuh dengan 4 wanita. Namun hakim playboy ini tidak mengakui perselingkuhan itu.

"Ada yang diakui dan ada yang tidak," kata Ketua MA Hatta Ali di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2013).

Hatta menjelaskan hakim tersebut hanya mengakui wanita yang ia kawini dalam masa penugasannya di Kalimantan Barat.

"Yang diakui ya penugasannya di sana, kenal dengan ini, pernah kawin. Ya memang pernah kawin dia kan, kalau nggak pernah kawin, nggak selingkuh namanya," ujar Hatta.

Sementara berdasarkan pemeriksaan Badan Pengawas MA, Hatta menyetujui si hakim 'kasanova' ini untuk disidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH). Perbuatannya dinilai Hatta sangatlah fatal sebagai pejabat publik.

"Kita pun menilai ini sudah kesalahan yang fatal, perlu dibawa ke MKH. Kalau tidak terlalu fatal kan kita berikan pembinaan saja. Ini fatal," tutup Hatta.

"Kapan digelar sidang MKH?" tanya wartawan.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vid/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%