Detik.com News
Detik.com
Jumat, 24/05/2013 10:35 WIB

Pelaku Pembunuhan Sadis Tentara Inggris Pernah Mencoba Pergi ke Somalia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Pelaku Pembunuhan Sadis Tentara Inggris Pernah Mencoba Pergi ke Somalia salah seorang pelaku (ITV News)
London, - Dua pelaku pembunuhan sadis tentara Inggris saat ini masih dirawat di rumah sakit setelah ditembak polisi. Kedua pria berkulit hitam itu diketahui sebagai warga Inggris keturunan Nigeria. Kepolisian belum merilis identitas kedua pria tersebut.

Namun media Inggris mengidentifikasi salah satu pelaku adalah Michael Adebolajo, yang namanya sudah tak asing bagi kepolisian dan intelijen Inggris dikarenakan sepak terjangnya.

Menurut harian Telegraph, Jumat (24/5/2013), Adebolajo pernah ditangkap enam tahun lalu setelah terlibat dalam aksi protes yang berlangsung rusuh di luar Old Bailey. Pria berumur 28 tahun itu dikenal sebagai anggota sebuah kelompok fanatik yang kerap melancarkan aksi demo bersama sejumlah ulama Inggris.

Pekan lalu, Adebolajo pernah muncul menyuarakan retorika anti-Barat di Woolwich. Bahkan dia pernah mencoba pergi ke Somalia untuk bergabung dengan jaringan militan Al-Shabaab, namun dipaksa kembali ke Inggris.

Menurut Anjem Choudary, pemimpin kelompok radikal yang telah dilarang, al-Muhajiroun, Adebolajo sering menghadiri pertemuan dan aksi-aksi demo yang dilakukan kelompoknya. Adebolajo juga diketahui sebagai mualaf yang dekat dengan ulama radikal yang terkenal di Inggris, Omar Bakri Mohammed.

Bahkan Omar Bakri Mohammed mengaku dirinyalah yang meng-Islam-kan Adebolajo beberapa tahun lalu. "Kami dulu memiliki sebuah kios di jalanan di London tempat kami berbicara dengan orang-orang yang lewat soal arti kehidupan," tuturnya.

"Dia berhenti untuk berbicara dengan kami dan kami mengajaknya untuk masuk Islam. Karena dia mualaf, saya masih bisa mengingat dia. Saat itu ada banyak konflik di seluruh dunia, dan khususnya di Irak dan Afghanistan. Kami bicara dengan dia soal ini dan dia tampaknya bersimpati pada kaum muslim," tuturnya.

Adapun pelaku kedua belum diketahui identitasnya. Namun para penyidik tengah menyelidiki apakah pria muda itu memiliki catatan kriminal sebelumnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%