detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 24/05/2013 10:00 WIB

45 Perempuan Bertransaksi dengan Fathanah, Pengacara: Lihat Konteksnya

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Beredar data mengenai 45 perempuan yang mendapatkan aliran dana dari Ahmad Fathanah, tersangka suap impor daging dan pencucian uang. Pihak Fathanah meminta data tersebut jangan dipercayai begitu saja.

"Kan harus dilihat dulu, uang itu diberikan dalam konteks apa," ujar pengacara Fathanah, M Rozi di kantor KPK, Jumat (24/5/2013).

Rozi hari ini hadir untuk mendampingi Fathanah yang diperiksa sebagai tersangka. Nama Rozi sempat disebut di persidangan karena pernah berbincang via telepon dengan Luthfi mengenai impor daging.

Rozi saat itu begitu sulit dikonfirmasi oleh wartawan. Dia memiliki alasan.

"Saya ada di luar negeri, tapi di persidangan selanjutnya saya pasti datang," kata Rozi.

Sebelumnya ada 45 nama perempuan yang bertransaksi dengan Fathanah. Nama itu tak hanya sebagai penerima dana, namun juga ada yang memberi uang ke Fathanah.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fjp/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%