detikcom
Jumat, 24/05/2013 09:59 WIB

Disdik DKI: 76 Siswa SMA dan SMK DKI Tidak Lulus UN

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Hasil Ujian Nasional (UN) 2013 untuk tingkat SMA dan SMK akan diumumkan hari ini. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, dari total 125 ribu pelajar SMA dan SMK yang ikut UN, sebanyak 76 pelajar dinyatakan tidak lulus UN 2013.

"Ada yang tidak lulus. Hanya 0,143 % atau 73 anak SMA tidak lulus dari 61 ribu. Sementara SMK hanya 0,005 % atau 3 anak SMK yang tidak lulus, dari 64 ribu peserta ujian," kata Taufik Yudi melalui pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (24/5/2013).

Taufik mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya aksi coret-coret seragam dan tawuran antar pelajar, pengumuman UN kali ini akan dilakukan via internet. Siswa bisa mengaksesnya melalui website www.disdik.jakarta.go.id, www.sma-dki.web.id dan website sekolah masing-masing.

"Nanti diumumkan via internet. Sebagian peserta ujian dan orang tua serta masyarakat bisa akses via internet," katanya.

Selain itu, ada beberapa sekolah yang mewajibkan peserta didiknya untuk datang ke sekolah melihat hasil UN menggunakan pakaian adat nusantara.

Untuk SMK di Jakarta, ada 45 sekolah yang mewajibkan siswanya menggunakan pakaian adat nusantara, yaitu SMK 2, 3, 6, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 27, 28, 30, 31, 32, 33, 37, 38, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50, 51, 57, 58, 59, 60, 62.

Sementara itu, untuk sekolah SMA di Jakarta yang mewajibkan siswanya mengenakan pakaian adat yaitu, SMA 1, 4, 5, 10, 20, 30, 13, 52, 72, 75, 80, 16, 78, 65, 112, 85, 33, 2, 84, 95, 28, 38, 47, 63, 29, 87, 37, 79, 109, 108, 55, 44, 31, 71, 48, 81, 36, 39, 42, 113, 54, 21, 99, 102, 107, 93.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(jor/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%