Jumat, 24/05/2013 00:20 WIB

Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby

Moksa Hutasoit - detikNews
London - Departemen Pertahanan Inggris akhirnya merilis nama prajuritnya yang dibunuh secara sadis di jalanan London pada siang hari bolong. Prajurit itu diketahui bernama Lee Rigby (25 tahun).

"Dengan sangat menyesal, Departemen Pertahanan harus mengumumkan bahwa tentara yang tewas dalam insiden di Woolwich, London Tenggara, bernama Lee Rigby, Batalion 2 dari The Royal Resimen of Fusiliers," kata Departemen Pertahanan Inggris dalam situsnya seperti diberitakan oleh Telegraph, Kamis (23/5/2013).

Kementerian menjelaskan Rigby merupakan sosok yang sangat dicintai oleh rekan-rekan di kesatuannya. Rigby diketahui merupakan suporter setia Manchester United.

"Seorang ayah yang penuh kasih kepada putranya Jack, yang berusia 2 tahun, dia akan sangat dirindukan oleh semua orang yang mengenalnya," lanjut rilis tersebut.

Rigby diketahui menikah dengan Rebecca Metcalfe di Gereja St Anne, Southowram, pada bulan Agustus 2007 silam. Namun keduanya sudah berpisah.

Dua pelaku tertembak oleh polisi pasca pembunuhan tentara Inggris yang terjadi di John Wilson Street pada Rabu (22/5) pukul 14.20 waktu setempat. Menurut saksi mata, korban diserang membabi buta hingga tewas oleh dua pria berkulit hitam itu.

Salah seorang pelaku tampak terekam kamera tengah mengacungkan pisau pemotong daging berlumuran darah dan membuat pernyataan politis. "Anda semua tidak akan pernah aman. Ganti pemerintahan Anda, mereka tidak peduli pada Anda," serunya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mok/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%